Keajaiban Rambut


Manusia termasuk mamalia yang memiliki ciri khas memiliki rambut pada seluruh tubuhnya. Manusia dan juga hewan mamalia lainnya tidak mempunyai bulu. Terdapat salah kaprah dalam menyebutkan bulu pada tubuh manusia, padahal manusia tidak mempunyai bulu melainkan rambut. Oleh karena itulah semua manusia mempunyai rambut bukan bulu.
Kendati fungsi utama rambut adalah untuk mencegah hilangnya panas dari kepala tetapi setiap helainya begitu berharga sehingga orang rela mengeluarkan banyak uang untuk membuatnya tetap indah. Rambut kini telah menjadi bagian dari pencitraan.
Warna rambut manusia bermacam-macam bergantung suku bangsa atau ras manusia tersebut. Orang Asia memiliki rambut berwarna hitam, orang Eropa dan Amerika memiliki rambut berwarna pirang. Selain warna rambut, bentuk rambut juga berbeda-beda. Orang Afrika misalnya, memiliki bentuk rambut ikal tidak berbentuk lembaran.
Seperti sel kulit, rambut tumbuh dan rontok secara teratur. Rambut terdiri dari keratin, yaitu sejenis protein yang sama dengan yang membentuk kuku dan lapisan luar kulit. Walaupun terlihat lemah, namun sebenarnya rambut menyimpan kekuatan dan kemampuan tak terduga.
Berikut ini adalah fakta menarik tentang rambut manusia:
1. Rambut ternyata menyerap minyak dari air dan bekerja seperti spons alami.
Tahun 2007 ketika terjadi tumpahan minyak di teluk San Francisco, para relawan pecinta lingkungan menggunakan semacam lap yang terbuat dari rambut manusia untuk membersihkan pantai.
2. Asam amino rambut sebagai bahan pembuat saus kedelai.
The Internet Journal of Toxicology melaporkan sebuah perusahaan di China yakni Hongshuai Soy Sauce menjual produk mereka yang diklaim menggunakan teknologi bioengineering termutakhir. Dengan harga lebih murah dari pesaingnya, saus kedelai tersebut menjadi produk yang laris di China.
Ternyata ketika diselidiki diketahui perusahaan itu tidak menggunakan asam amino yang berasal dari kedelai dan gandum, tetapi asam amino yang berasal dari rambut manusia yang dikumpulkan dari salon-salon.
3. Wanita yang memiliki rambut merah lebih sering mengalami perdarahan.
Walaupun terdengar tak masuk akal, namun ternyata wanita yang memiliki rambut merah lebih sering mengalami perdarahan. Karena itu dokter melakukan persiapan persalinan yang lebih kompleks untuk mereka. Jumlah helaian rambut pada kelompok orang berambut merah juga lebih sedikit, yakni 90.000 helai, dibanding orang yang berambut pirang atau cokelat yang memiliki 140.000 helai.
4. Rambut manusia pernah dipakai sebagai perhiasan.
Para era Victoria, banyak wanita yang menggunakan perhiasan yang dibuat dari rambut orang yang mereka kasihi dan sudah meninggal. Karena pada masa itu belum jamak lembaran foto maka rambut abu-abu nenek mereka menjadi perhiasan yang populer.
Kemudian lama-kelamaan berkembang seni rambut dan menjadi bagian dari fashion. Walau terdengar tidak wajar, tapi sampai sekarang ada beberapa situs yang menjual seni rambut antik, bahkan rambut yang diklaim milik orang-orang terkenal.
5. Rambut bisa menjadi indikator adanya gangguan kesehatan jantung.
Hal tersebut karena dalam rambut mengandung suatu zat yang disebut kortisol yaitu hormon stres. Hormon ini biasanya dilepas tubuh saat mengalami stres atau reaksi psikologis. Enam sentimeter rambut berarti bisa mengukur tingkat stres selama enam bulan. Zat hormon tersebut yang biasanya ditemukan dalam air liur dan urin. Namun kortisol di dalam rambut dianggap lebih efektif untuk memetakan kondisi jantung karena sifatnya lebih terukur.
6. Rambut dapat membusuk dalam waktu yang sangat lama.
Walaupun merupakan benda organik, seperti halnya kulit ari dan kuku, rambut tidak mudah membusuk seperti bagian tubuh lainnya. Lihatlah mumi, dia bahkan sudah tidak punya daging, yang tersisa hanya tulang dan rambutnya. Mungkin rambut terlihat rentan tapi rambut tidak dapat dihancurkan oleh cuaca dingin, perubahan iklim, atau kekuatan alam lainnya dan rambut tahan terhadap beberapa zat asam dan bahan kimia korosif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar